![]() |
Foto:Hubungan antara AS dan Venezuela memanas |
VISTORBELITUNG.COM,Hubungan antara AS dan Venezuela memanas karena AS telah meningkatkan kehadiran militernya di perairan Karibia, termasuk pengerahan kapal perusak berpeluru kendali dan kapal perang lainnya. Tujuan yang dinyatakan oleh AS adalah untuk memerangi kartel narkoba di wilayah tersebut, sebuah tuduhan yang sering dikaitkan dengan pemerintah Maduro. . Peningkatan kehadiran militer ini dipandang oleh Venezuela sebagai ancaman langsung terhadap kedaulatannya. Menanggapi hal ini, Maduro telah memobilisasi milisi dan mendesak warga untuk bergabung dengan pasukan sukarela guna mempertahankan negara.
Di tengah situasi ini, Tiongkok telah mengambil sikap yang jelas dengan menentang intervensi militer asing di Venezuela. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning, telah menyatakan bahwa Tiongkok menentang setiap tindakan yang melanggar tujuan dan prinsip Piagam PBB serta kedaulatan dan keamanan suatu negara. Dukungan Tiongkok terhadap Venezuela terutama berfokus pada kerja sama ekonomi dan diplomatik.
Sejak 2007, Tiongkok telah menjadi salah satu kreditor dan mitra ekonomi terpenting bagi Venezuela, dengan investasi besar dalam sektor energi dan proyek-proyek lainnya. Hubungan kedua negara semakin erat pada tahun 2023 ketika mereka meningkatkan kemitraan menjadi "kemitraan strategis segala cuaca" (all-weather strategic partnership). Dukungan ini telah membantu Venezuela untuk menahan tekanan ekonomi dari sanksi AS dan menemukan alternatif bagi hegemoni AS di wilayah tersebut.