![]() |
| Foto:pixabay |
VISTORBELITUNG.COM,Bitcoin (BTC), yang lahir pada tahun 2009, dikenal sebagai pelopor dan mata uang kripto generasi pertama. Keberhasilannya membuka jalan bagi ribuan mata uang kripto lain yang sering disebut "Altcoin" (alternatif koin).
Meskipun banyak proyek awal yang gagal atau menghilang seiring waktu, ada beberapa koin yang diluncurkan tak lama setelah Bitcoin atau yang termasuk dalam generasi pertama dan awal kripto yang masih bertahan kuat, relevan, dan memiliki kapitalisasi pasar yang besar hingga saat ini.
Berikut adalah 5 koin kripto yang satu generasi atau lahir di era awal Bitcoin yang masih eksis dan populer:
1. Litecoin (LTC)
Litecoin sering disebut sebagai "perak" jika Bitcoin adalah "emas" kripto. Diluncurkan pada tahun 2011 oleh mantan karyawan Google, Charlie Lee, Litecoin dirancang untuk menjadi versi yang lebih ringan dan cepat dari Bitcoin.
Yang membuatnya bertahan:
Kecepatan Transaksi: Memiliki waktu blok (block time) yang jauh lebih cepat (sekitar 2,5 menit) dibandingkan Bitcoin (10 menit).
Algoritma Scrypt: Awalnya menggunakan algoritma Scrypt untuk penambangan, yang bertujuan agar lebih tahan terhadap penambangan spesifik ASIC yang mahal (meskipun ini telah berubah seiring waktu).
Jaringan Pembayaran: Tetap relevan sebagai mata uang digital untuk pembayaran dan transfer yang cepat dan murah.
2. XRP (Ripple)
XRP, koin asli dari protokol pembayaran Ripple, mulai beroperasi sejak tahun 2012. Berbeda dengan Bitcoin yang berfokus pada desentralisasi total, XRP dirancang untuk menyelesaikan masalah transfer uang lintas batas negara di sektor perbankan dan lembaga keuangan.
Yang membuatnya bertahan:
Fokus Institusional: Menawarkan solusi real-time dan berbiaya rendah untuk transaksi global, menjadikannya menarik bagi bank dan penyedia pembayaran.
Kecepatan dan Skalabilitas: Jauh lebih cepat dan efisien dalam memproses transaksi dibandingkan banyak koin generasi awal.
Pasar Global: Meskipun menghadapi tantangan hukum di AS, popularitas dan penggunaannya di pasar global, khususnya Asia dan Eropa, tetap kuat.
3. Dogecoin (DOGE)
Meskipun dimulai sebagai lelucon atau "meme coin" pada bulan Desember 2013, Dogecoin telah membuktikan dirinya sebagai salah satu kripto paling stabil dan dikenal. Dogecoin diciptakan oleh Billy Markus dan Jackson Palmer.
Yang membuatnya bertahan:
Komunitas Kuat: Memiliki salah satu komunitas online yang paling bersemangat dan aktif di dunia kripto.
Dukungan Selebriti: Dukungan dari tokoh berpengaruh seperti Elon Musk secara berkala memberikan dorongan signifikan pada popularitas dan harga DOGE.
Budaya Internet: Statusnya sebagai "meme coin" pelopor telah memberinya tempat unik dan abadi dalam budaya kripto.
4. Peercoin (PPC)
Peercoin, yang diluncurkan pada Agustus 2012 oleh pengembang dengan nama samaran "Sunny King," adalah koin yang seringkali terlupakan tetapi memiliki peran sejarah yang sangat penting.
Yang membuatnya bertahan:
Pelopor Proof-of-Stake: Peercoin adalah mata uang kripto pertama yang memperkenalkan mekanisme konsensus Proof-of-Stake (PoS), menggabungkannya dengan Proof-of-Work (PoW). Inovasi ini menjadi dasar bagi banyak koin modern (seperti Ethereum saat ini) yang beralih ke PoS.
Pengaruh Sejarah: Meskipun kapitalisasi pasarnya tidak sebesar yang lain, inovasi teknisnya menjadikan Peercoin sebagai tonggak sejarah penting yang terus dipertahankan oleh komunitas intinya.
5. Namecoin (NMC)
Namecoin diluncurkan pada tahun 2011, menjadikannya salah satu altcoin tertua yang masih beroperasi. Namecoin adalah hard fork dari Bitcoin yang memperkenalkan konsep baru: domain desentralisasi.
Yang membuatnya bertahan:
Layanan DNS Desentralisasi: Tujuan utamanya adalah berfungsi sebagai alternatif, yaitu Sistem Nama Domain (DNS) yang terdesentralisasi, untuk melawan sensor internet dan memastikan identitas online yang lebih aman.
Fokus Niche: Meskipun tidak populer sebagai mata uang pembayaran, koin ini tetap beroperasi dan dipertahankan oleh mereka yang menghargai nilai desentralisasi dalam sistem penamaan dan identitas digital.
Koin-koin ini membuktikan bahwa tidak semua proyek kripto awal lenyap. Dengan fokus yang jelas (seperti kecepatan pada Litecoin, institusi pada XRP, atau inovasi konsensus pada Peercoin), koin-koin generasi awal ini berhasil membangun fondasi, mengumpulkan komunitas, dan tetap menjadi pemain yang relevan di pasar kripto yang terus berkembang pesat.
