Geger! ODGJ di Pringsewu Aniaya Anak Kecil Pakai Sajam, Petugas Kewalahan Evakuasi

Geger! ODGJ di Pringsewu Aniaya Anak Kecil Pakai Sajam, Petugas Kewalahan Evakuasi

Senin, 16 Maret 2026, Maret 16, 2026

 

Foto:ODGJ Pegang Senjata Tajam Dan Melukai seorang Anak Kecil


VISTORBELITUNG.COM,PRINGSEWU – Warga di kawasan perbatasan Pekon Sidodadi dan Pekon Way Ngison, Kabupaten Pringsewu, dibuat gempar dengan aksi brutal yang dilakukan oleh seorang pria diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) pada Minggu (15/3/2026) sore. Pelaku dilaporkan menganiaya seorang anak kecil bernama Dimas hingga mengalami luka serius di kepala.


Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban sedang berada di lokasi kejadian. Tanpa sebab yang jelas, pelaku yang diketahui membawa senjata tajam langsung menyerang korban. Akibatnya, korban mengalami pendarahan di dalam kepala dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Husada Pringsewu untuk mendapatkan perawatan intensif.


Pihak keluarga menyampaikan bahwa kondisi korban cukup kritis. "Rencananya, korban akan menjalani operasi craniotomi (pembedahan pada tulang tengkorak) untuk mengatasi pendarahan dan tekanan di dalam kepala," ujar salah satu kerabat korban di rumah sakit.


Pascakejadian, petugas gabungan dari kepolisian dan satpol PP diterjunkan untuk mengamankan pelaku pada Senin (16/3/2026) siang. Namun, proses evakuasi berlangsung dramatis dan tidak mudah. Pelaku yang masih dalam kondisi tidak stabil melakukan perlawanan sengit sambil mengacungkan senjata tajam ke arah petugas.


"Kami sempat kesulitan melakukan pendekatan karena pelaku sangat agresif dan terus mengancam dengan sajam. Situasi cukup menegangkan karena lokasinya juga di area perkebunan yang cukup terjal," ungkap salah satu petugas di lokasi.


Setelah bernegosiasi dan berupaya selama beberapa jam, akhirnya petugas berhasil melumpuhkan pelaku dengan alat pengaman khusus. Pelaku kemudian diamankan dan akan diserahkan ke dinas sosial untuk menjalani rehabilitasi lebih lanjut.


Kejadian ini kembali menyoroti pentingnya penanganan ODGJ yang berkeliaran di ruang publik, serta perlunya peran aktif keluarga dan pemerintah dalam memberikan pendampingan medis maupun psikososial.

TerPopuler