![]() |
| Foto:Pihak Kepolisian Berhasil Menghentikan Pergerakan Terduga Pelaku |
VISTORBELITUNG.COM,CIREBON – Kasus kematian tragis seorang wanita berinisial TA (26) yang ditemukan tak bernyawa di sebuah kosan belakang Terminal Harjamukti, Cirebon, akhirnya terungkap. Korban yang tengah hamil tua diketahui tewas setelah dianiaya secara keji oleh sepasang suami istri.
Peristiwa sadis ini menggemparkan warga setempat. Pasalnya, pelaku nekat melancarkan aksinya meskipun mengetahui bahwa korban sedang dalam kondisi hamil 8 bulan. Tak hanya menghabisi nyawa korban, pasangan suami istri tersebut juga menguras harta benda milik TA.
Kapolsek setempat mengungkapkan bahwa pelaku mengambil uang tunai milik korban sebesar Rp85.000. Tak puas sampai di situ, mereka juga menjual ponsel korban seharga Rp75.000. Setelah berhasil menguasai harta korban, kedua pelaku mencoba melarikan diri menggunakan bus antarkota. Namun, upaya mereka gagal setelah aparat kepolisian berhasil meringkus keduanya sebelum sempat kabur jauh.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih mendalami motif dan kronologi lengkap dari peristiwa pembunuhan tersebut. Dugaan sementara, aksi keji ini dipicu oleh motif perampokan, meskipun polisi tidak menutup kemungkinan adanya faktor lain yang melatarbelakangi tindakan brutal tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian di lingkungan tempat tinggal, terutama bagi penghuni kos atau kontrakan yang tinggal sendirian. Masyarakat diimbau untuk lebih aktif dalam sistem keamanan lingkungan (siskamling) dan saling mengenal antarpenghuni agar hal-hal serupa tidak terulang.
"Kami mengimbau kepada seluruh warga, terutama pemilik kos, untuk lebih selektif dalam menerima penghuni dan memastikan adanya sistem pelaporan jika terjadi hal-hal mencurigakan," ujar salah satu petugas kepolisian.
Kepergian TA yang masih muda dan tengah mengandung buah hatinya menyisakan duka mendalam. Kasus ini juga menjadi cermin betapa tipisnya nilai kemanusiaan ketika seseorang tega menghabisi nyawa demi uang puluhan ribu rupiah.
